Elia Naik ke Surga atau ke Mana sih ???

Mari berdiskusi mengenai Kristiani, mohon saling menghormati dan tidak membahas agama lain di forum ini.

Moderators: vids, Ken, tiwul, kartono_w, Alfonsus

Elia Naik ke Surga atau ke Mana sih ???

Postby benni » Tue Jul 08, 2008 7:21 pm

Saudara-saudari terkasih,

Maaf, saya nanya lagi nih. Satu2nya orang yg ditulis jelas/eksplisit naik/diangkat ke Surga dalam Perjanjian Lama kan Nabi Elia. Tapi iman kita kan: sebelum Mesias dikorbankan, tidak ada orang yg masuk ke Surga maupun Neraka. Paling2 masuk Tempat Penantian. Kalo Henokh kan cuma disebutkan: "... ia telah diangkat oleh Allah." Entah ke mana. Nggak kayak Elia yg jelas2 dinyatakan naik ke Surga atau diangkat ke Surga.

Apakah Alkitab yg kubaca itu salah? Kalau bahasa aslinya, emang Surga ta? Atau penulis maupun penerjemah Alkitab salah kosa kata? Atau penulis 2 Raja-Raja salah sangka? Seharusnya ditulis "Elia diangkat ke Tempat Penantian"?

Aku baca www.newadvent.com link "bible"-nya itu, kok penjelasan 2Raj 2:1 Elia diangkat ke regional terendah Surga. Berarti www.newadvent.com (imprimatur: Uskup Agung Baltimore) menyangkali iman Katolik kan? Kok website www.newadvent.com ngajarin nggak bener ya? Itu uskup bermasalah ya?

Mohon penjelasannya. So thank you so much.
O Darah dan Air yang memancar dari Hati Kudus Yesus sebagai Sumber Kerahiman bagi kami!

Yesus, Engkau-lah Andalanku!
benni
 
Posts: 145
Joined: Wed Apr 30, 2008 6:13 pm
Location: Surabaya

Postby benni » Tue Jul 08, 2008 10:40 pm

Maaf ya, kalo ternyata kasus "Elia naik ke Surga" ini pernah dibahas di Pondok Renungan. Sekalian nih bagi Anda yg mau jawab pertanyaan saya, kalau bisa kasih tau saya donk tafsiran Alkitab yg paling baik dan paling aman. Memakai tafsiran di www.newadvent.com terus terang aku was-was. Sudah ada beberapa kesalahan kutemukan di situ. Kalo tafsiran kitab suci Ende aman gak sih? Suer, gue was-was sekalipun tafsiran2 tsb sudah di-imprimatur oleh uskup terkenal.

Tetap aja takut diajarin yg salah-salah. Hiii... takut...
O Darah dan Air yang memancar dari Hati Kudus Yesus sebagai Sumber Kerahiman bagi kami!

Yesus, Engkau-lah Andalanku!
benni
 
Posts: 145
Joined: Wed Apr 30, 2008 6:13 pm
Location: Surabaya

Postby benni » Wed Jul 09, 2008 11:11 am

Waduh, kok nggak ada yang mau jawab pertanyaanku sih. Nggak penting ya? Ini aku post deh dari www.newadvent.com:

2 Kings 2

1 And it came to pass, when the Lord would take up Elias, into heaven, by a whirlwind, that Elias and Eliseus were going from Galgal.
Heaven... By heaven here is meant the air, the lowest of the heavenly regions.

Maksud mereka kan Elia cuma diangkat ke udara. Udara adalah daerah terendah wilayah Surga. Heran gue. Seharusnya kan Elia diangkat ke Tempat Penantian. Ada yang bilang (Alkitab) Elia diangkat ke Surga. Ada yang bilang Elia diangkat ke udara. :lol: :lol: :lol:

Apa sih ini maksudnya. Heran gue.

Douay Rheims Inggris Katolik
2Kings 2:1 And it came to pass, when the Lord would take up Elias into heaven by a whirlwind, that Elias and Eliseus were going from Galgal.

Latin Vulgata Katolik
2Rg 2:1 factum est autem cum levare vellet Dominus Heliam per turbinem in caelum ibant Helias et Heliseus de Galgalis

Perjanjian Lama Yunani - Septuaginta LXX
2Kings 2:1 kai egeneto en tw anagein kurion ton hliou en susseismw wV eiV ton ouranon kai eporeuqh hliou kai elisaie ek galgalwn

Hollands Statenvertaling
2Koningen 2:1 Het geschiedde nu, als de HEERE Elia met een onweder ten hemel opnemen zou, dat Elia met Elisa ging van Gilgal.

King James Version
2Kings 2:1 And it came to pass, when the LORD would take up Elijah into heaven by a whirlwind, that Elijah went with Elisha from Gilgal.

Transliteral Ibrani-Inggris JPS 1917
2Kings 2:1 And it came to pass, when the LORD would take up Elijah by a whirlwind into heaven, that Elijah went with Elisha from Gilgal.

Hebrew
והיילא ךליו ;םיימשה ,הרעסב ,והיילא תא הוהי תולעהב ,יהיו א,ב ב םיכלמ
.לגלגה ןמ ,עשילאו


Yang tulisan Hebrew paling mengerikan. Cuma Alkitab berbahasa Inggris yang bisa kubaca. Tolong gue donk.
O Darah dan Air yang memancar dari Hati Kudus Yesus sebagai Sumber Kerahiman bagi kami!

Yesus, Engkau-lah Andalanku!
benni
 
Posts: 145
Joined: Wed Apr 30, 2008 6:13 pm
Location: Surabaya

Postby kartono_w » Wed Jul 09, 2008 11:31 am

Mari diluruskan dulu hal yg pertama : kitab perjanjian lama tidak ditulis oleh orang Katolik, melainkan oleh orang Yahudi . Dengan demikian, tidak mungkin kitab2 perjanjian lama kita baca literal dgn kacamata katolik.

Menurut iman mistisisme Yahudi (tolong koreksi bahasa indonesianya), Surga dibagi jadi 7 region , urutannya mulai dari yg terendah (terdekat dgn kita) :

1) Shamayim, menjadi tanggung jawab Archangel Gabriel
2) Raquia, tanggung jawab Malaikat Zachariel , Raphael, dan Nuriel (yg menurut mistisisme Yahudi , merupakan malaikat raksasa)
3) Shehaqim , dibawah Malaikat Anahel. Disinilah tempatnya taman Eden menurut iman mistisisme Yahudi.
4) Makhonon, tempat Archangel Mikhael, dan juga tempat Jerusalem baru.
5) Makhon, tempat Samael dan juga malaikat2 yg dalam iman Kristen disebut Iblis. Jangan heran, sekali lagi, iman Yahudi tidak mengenal konsep Iblis. Samael dan lain2 hanya merupakan "jaksa" Tuhan yg mencobai manusia.
6) Zebul
7) Araboth, tempat tahta Tuhan dan tempat malaikat2 Seraphim, Cherubim, & Ophanim, sekaligus tempat roh2 orang yg belum dilahirkan.

Dalam bahasa Ibrani, kitab 2 Kings tersebut menyebut surga tempat kemana Elijah dibawa sebagai Shamayim. Newadvent benar menyebut ini surga yg terendah. Newadvent tidak salah, karena mereka membaca sesuai konteks saat kitab perjanjian lama tersebut ditulis.

salam
Jesus: "If anyone strikes you on the cheek, offer the other also." (Luke 6:29)
Buddha: "If anyone gives you blow with his hand, with stick, or with knife, you should abandon any desires and utter no evil words." (Majjhima Nikaya 21:6)
kartono_w
 
Posts: 377
Joined: Mon Jun 12, 2006 11:56 am

Postby benni » Wed Jul 09, 2008 11:47 am

Pak kartono_w, boleh tau referensinya dari mana? Terus regional nomor berapa aja yang tergolong Surga beneran menurut Gereja Katolik? Kayaknya ke-7 regional tersebut ada yang bukan Surga beneran. Regional 5 Makhon tempat Iblis-Iblis. Berarti semua orang hidup di bumi ini ada dalam Surga regional 5 yakni Makhon? 8) 8) 8)

Ih ajaran Yahudi lucu juga kalau begitu. Tempat setan-setan pun juga disebut Surga. Berarti bumi juga Surga donk. :lol: :lol: :lol:

Jadi ingat ajaran Islam Surga "tujuh lantai" itu lho.

Terus Surga regional 1 atau Shamayim itu sama dengan Tempat Penantian nggak? Atau orang Yahudi tidak mengenal konsep "Tempat Penantian". Apakah menurut mereka (Yahudi) sebelum Mesiah datang dan menyelamatkan, arwah manusia sudah ada yang dihukum dalam Neraka?

Thank you.
O Darah dan Air yang memancar dari Hati Kudus Yesus sebagai Sumber Kerahiman bagi kami!

Yesus, Engkau-lah Andalanku!
benni
 
Posts: 145
Joined: Wed Apr 30, 2008 6:13 pm
Location: Surabaya

Postby kartono_w » Wed Jul 09, 2008 11:57 am

benni wrote:Pak kartono_w, boleh tau referensinya dari mana? Terus regional nomor berapa aja yang tergolong Surga beneran menurut Gereja Katolik? Kayaknya ke-7 regional tersebut ada yang bukan Surga beneran. Regional 5 Makhon tempat Iblis-Iblis. Berarti semua orang hidup di bumi ini ada dalam Surga regional 5 yakni Makhon? 8) 8) 8)

Ih ajaran Yahudi lucu juga kalau begitu. Tempat setan-setan pun juga disebut Surga. Berarti bumi juga Surga donk. :lol: :lol: :lol:

Jadi ingat ajaran Islam Surga "tujuh lantai" itu lho.

Terus Surga regional 1 atau Shamayim itu sama dengan Tempat Penantian nggak? Atau orang Yahudi tidak mengenal konsep "Tempat Penantian". Apakah menurut mereka (Yahudi) sebelum Mesiah datang dan menyelamatkan, arwah manusia sudah ada yang dihukum dalam Neraka?

Thank you.


Bung Benni, saya rasa tidak tepat untuk mengomentari ajaran agama orang lain sebagai "lucu". Kita semua juga tidak mau kan ritual2 kita dibilang "lucu" ? Btw, sumber2nya bisa dilihat dari Kaballah, Talmud, ataupun Midrash.

Ingat pesan Yesus, jangan lakukan apa yg kamu tidak mau orang lain lakukan kepadamu.

Dengan demikian, juga tidak tepat untuk kita mencoba memasang2kan surga yg mana yg "surga katolik" dan mana yg bukan. Kita harus bisa memandang berdasarkan sudut pandang mereka sebelum kita berkomentar yg terlalu jauh.

Maka dari itu, saya tidak menyebut surga ke-5 sebagai "tempat iblis", karena itu sama sekali tidak pas. Agama Yahudi tidak mengenal Iblis. Yg kita kenal sebagai Iblis, bagi mereka adalah Jaksa Tuhan. Siapa yg benar ? saya pribadi berpendapat itu hanya merupakan sudut pandang yg berbeda.

saya kurang tahu tentang apakah Shamayim sama dengan yg kita sebut tempat penantian. Tapi kalau melihat nama lengkapnya "Shar Ha Shamayim" , yg berarti pintu dari Surga, maka sepertinya bisa jadi iya.

salam
Jesus: "If anyone strikes you on the cheek, offer the other also." (Luke 6:29)
Buddha: "If anyone gives you blow with his hand, with stick, or with knife, you should abandon any desires and utter no evil words." (Majjhima Nikaya 21:6)
kartono_w
 
Posts: 377
Joined: Mon Jun 12, 2006 11:56 am

Postby tiwul » Wed Jul 09, 2008 1:04 pm

Yg perlu di ingat juga adalah bahwa agama Yahudi sebagaimana Islam yg purely agama Semit, memandang kekuasaan Allah sebagai absolute. Tidak ada sesuatu pun yg terjadi di semesta ini tanpa sepengetahuan dan ijin Allah. Demikian juga dgn setan, yg mana bagi mereka adalah hanya sebagai penganggu manusia dan bukan seteru nya Allah. Kita bisa melihat jalan pikiran ini terefleksikan dalam kitab Ayub.

Dalam ke Kristenan yg terpengaruh oleh budaya Yunani (yg berasal dari budaya dan terpengaruh oleh filosofi Indo-European) setan/iblis memiliki stature yg lebih besar (bandingkan dgn konsep Yin & Yang dalam agama2 timur, yg juga tepengaruh budaya Indo European). Dia menjadi lawan nya atau anti nya Tuhan. Sehingga kita memiliki konsep bahwa iblis/setan tidak mungkin tinggal "di surga" dan tidak bisa bersatu dgn Allah.

dari sini kita bisa melihat betapa tidak bijaksana utk melihat "kulit" nya saja agama/budaya org lain dan menggunakan tolok ukur atau kaca mata budaya/agama kita utk menilainya. Dgn begitu kesan "lucu", "aneh", "tidak masuk akal" dlsb nya akan muncul. Bandingkan dgn betapa "lucu", "aneh" dan "tidak masuk akal" nya Allah yg memiliki anak di mata org Islam misalnya.
tiwul
 
Posts: 1541
Joined: Wed Jul 14, 2004 3:05 pm

Postby Alfonsus » Mon Jul 28, 2008 6:03 pm

Bahwa Surga dilihat sebagai bertingkat sesuai mistitisme Yahudi terlihat juga dalam tulisan Paulus.

"Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga." (2Kor. 12:2)

Tapi dalam bahasa Ibrani, seperti juga bahasa Inggris, langit dan surga memiliki makna yang berpadanan dan saling dipertukarkan (sky-heaven), walaupun dalam pemakaian bahasa Inggris modern sudah mulai memiliki segregasi makna, tapi yang lebih klasik segregasi makna ini lebih lepas.

Demikian dalam konsepsi Yahudi langit dilihat sebagai tempat Allah, para malaikat dan benda-benda langit bersemayam.

Bahwa Elia diangkat ke surga dalam pengertian ini jelas bahwa Elia diberi tempat khusus oleh Allah, tapi tanpa penjelasan lebih lanjut.


Walau demikian, kita harus ingat senantiasa bahwa Allah bertindak di luar waktu. Bagi Allah hanya ada keabadian.
Karena itu, adalah suatu kemungkinan bagi Allah untuk memberikan rahmat penebusan yang mengalir dari Yesus kepada siapa saja Ia berkenan.

Kita lihat misalnya Maria, yang menerima buah penebusan lebih dulu yang mengalir dari wafat dan kebangkitan Yesus.
Alfonsus
 
Posts: 397
Joined: Fri Jul 04, 2003 1:16 pm
Location: Jakarta

Postby benni » Mon Jul 28, 2008 10:42 pm

Tapi mas alfonsus, kayaknya nggak mungkin deh Elia juga ditebus lebih dulu seperti juga Bunda Maria. Tidak ada alasan untuk itu. Kalau Bunda Maria kan jelas, ditebus lebih dulu untuk melahirkan Tuhan yg berwujud Manusia.

Elia diangkat lebih dulu ke Surga juga tidak mungkin. Kan Yesus adalah Yang Sulung di antara manusia yg masuk ke Surga. Bukan begitu?

Yohanes 3:13 Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.

Benar kan mas alfonsus? Tuhan Yesus sendiri yang bilang hal ini. Iya kan?
O Darah dan Air yang memancar dari Hati Kudus Yesus sebagai Sumber Kerahiman bagi kami!

Yesus, Engkau-lah Andalanku!
benni
 
Posts: 145
Joined: Wed Apr 30, 2008 6:13 pm
Location: Surabaya

Postby Maher-Shalal » Tue Jul 29, 2008 12:03 am

kartono_w wrote:Mari diluruskan dulu hal yg pertama : kitab perjanjian lama tidak ditulis oleh orang Katolik, melainkan oleh orang Yahudi . Dengan demikian, tidak mungkin kitab2 perjanjian lama kita baca literal dgn kacamata katolik.


Betul, om, tapi bukankah Kristianitas bersumber dari Judaisme juga. Sedangkan soal kitab Mishna atau Talmud, saya pikir orang Yahudi walaupun mengakui kitab2 tersebut tetap tidak menempatkannya setinggi Kitab Taurat. Still, Torah has the top authority dan Torah adalah sesuatu yang digenapkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus bukan.

Jadi saya pikir, siapapun penulisnya, Kitab perjanjian baru tetap saja kumpulan kitab yang diakui oleh umat Kristian sedunia, bukan. Karena PL yg melatarbelakangi PB. Tidak ada PL maka tidak akan ada PB.

Begitu menurut saya.

GBU
Image

Long Live Israel
Maher-Shalal
 
Posts: 118
Joined: Thu Mar 06, 2008 3:49 pm
Location: Between Heaven and Hell

Postby Maher-Shalal » Tue Jul 29, 2008 12:18 am

benni wrote:Tapi mas alfonsus, kayaknya nggak mungkin deh Elia juga ditebus lebih dulu seperti juga Bunda Maria. Tidak ada alasan untuk itu. Kalau Bunda Maria kan jelas, ditebus lebih dulu untuk melahirkan Tuhan yg berwujud Manusia.

Elia diangkat lebih dulu ke Surga juga tidak mungkin. Kan Yesus adalah Yang Sulung di antara manusia yg masuk ke Surga. Bukan begitu?

Yohanes 3:13 Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.

Benar kan mas alfonsus? Tuhan Yesus sendiri yang bilang hal ini. Iya kan?


Yohanes 3
3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
3:14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."


Saya pikir, om, Yesus dalam sabdanya pada ayat ini hanya ingin menegaskan bahwa Anak Manusia yang dijanjikan telah nyata di dunia ini dan dia membuktikannya dengan pengajarannya yang bersifat surgawi (Beliau mengatakan hal mengenai roh). Itulah sebabnya Beliau bersabda:

Yohanes 3
3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


Begitu menurut saya.

GBU.
Image

Long Live Israel
Maher-Shalal
 
Posts: 118
Joined: Thu Mar 06, 2008 3:49 pm
Location: Between Heaven and Hell

Postby Alfonsus » Tue Jul 29, 2008 2:07 pm

Apakah "surga" yang dimaksud senantiasa diartikan sebagai "Bait Suci Surgawi" atau bukan? Itu yang jadi permasalahan kita di sini.

Dapat dikatakan bahwa istilah surga yang digunakan juga berarti langit, juga berarti tempat beredarnya benda-benda angkasa, tingkap langit, reservoir hujan dan yang paling tinggi merupakan tempat Allah bersemayam sendiri.

Ketika kita menggunakan istilah surga secara sempit tanpa mengingat penggunaan literal istilah ini dalam kebudayaan Yahudi kita akan senantiasa dalam masalah.

Bagi kita cukuplah bahwa Elia diangkat Allah ke tempat yang khusus, dia dipisahkan dari dunia ini tempat tinggal manusia. Langit menunjukkan tempat yang tinggi. Tapi lebih dari itu Kitab Suci tidak bicara apa-apa lagi apakah Elia ada di dalam bait Suci Surgawi atau tidak.

Yang jelas, surga/langit yang dimaksud bukan tempat orang mati (sheol) karena dalam pandangan kosmis Yahudi, berada di bawah bumi, tempat yang rendah.

Kalau demikian apa dan mengapa Allah meninggikan tokoh-tokoh tertentu seperti Elia, Enoch dan Melkisedek sedemikian rupa? Kalau kita tidak sampai pada satu jawaban yang memuaskan soal tujuan karunia tersebut cukup saja jika kita lihat sebagai wujud kebebasan Allah mengaruniakan apa yang ingin Dia berikan.
Alfonsus
 
Posts: 397
Joined: Fri Jul 04, 2003 1:16 pm
Location: Jakarta

Postby deo_gratia » Tue Jul 29, 2008 4:36 pm

salam damai...
setahu saya, Nabi Henokh dan Nabi Elia memang diangkat Allah tetapi tidak ke Sorga dalam artian bertemu Allah muka ke muka. Tradisi mengajarkan bahwa mereka bersama-sama orang kudus lainnya sebelum Yesus ada di Limbus Patrum atau sheol.

utk lebih lengkap bisa dibaca di http://www.cicdc.org/articles/saunder_elijah.htm
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
deo_gratia
 
Posts: 177
Joined: Tue Jul 08, 2008 8:58 am

Postby debu kehidupan » Tue Jul 29, 2008 6:28 pm

Alfonsus wrote:Apakah "surga" yang dimaksud senantiasa diartikan sebagai "Bait Suci Surgawi" atau bukan? Itu yang jadi permasalahan kita di sini.

Dapat dikatakan bahwa istilah surga yang digunakan juga berarti langit, juga berarti tempat beredarnya benda-benda angkasa, tingkap langit, reservoir hujan dan yang paling tinggi merupakan tempat Allah bersemayam sendiri.

Ketika kita menggunakan istilah surga secara sempit tanpa mengingat penggunaan literal istilah ini dalam kebudayaan Yahudi kita akan senantiasa dalam masalah.

Bagi kita cukuplah bahwa Elia diangkat Allah ke tempat yang khusus, dia dipisahkan dari dunia ini tempat tinggal manusia. Langit menunjukkan tempat yang tinggi. Tapi lebih dari itu Kitab Suci tidak bicara apa-apa lagi apakah Elia ada di dalam bait Suci Surgawi atau tidak.

Yang jelas, surga/langit yang dimaksud bukan tempat orang mati (sheol) karena dalam pandangan kosmis Yahudi, berada di bawah bumi, tempat yang rendah.

Kalau demikian apa dan mengapa Allah meninggikan tokoh-tokoh tertentu seperti Elia, Enoch dan Melkisedek sedemikian rupa? Kalau kita tidak sampai pada satu jawaban yang memuaskan soal tujuan karunia tersebut cukup saja jika kita lihat sebagai wujud kebebasan Allah mengaruniakan apa yang ingin Dia berikan.


Mantafff pak Alfons. :)

Yoh.3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


Puitis ya.Penafsirannya gimana,bro maher?

GBU
debu kehidupan
 
Posts: 1751
Joined: Mon Jul 31, 2006 11:25 am

Postby Maher-Shalal » Wed Jul 30, 2008 1:02 am

debu kehidupan wrote:
Yoh.3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


Puitis ya.Penafsirannya gimana,bro maher?

GBU


Orang Kristian mempunyai kecenderungan untuk mengarahkan kekristenan kembali kepada lembaga ‘keagamaan’ yang terperangkap di dalam dinding-dinding tempat beribadah, tradisi dan legalisme buatan manusia, seperti halnya dulu terjadi didalam Yudaisme. Orang Kristian mempunyai kecenderungan seperti itu, selalu berusaha menjaring angin dan mencoba mengendalikannya. Apakah demikian yang dikehendaki Tuhan?

Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh. (Yohanes 3:8 )

Dikutip dari link ini (klik)
Image

Long Live Israel
Maher-Shalal
 
Posts: 118
Joined: Thu Mar 06, 2008 3:49 pm
Location: Between Heaven and Hell

Next

Return to Diskusi Kristiani

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

cron