Pencobaan di Padang Gurun


Sebuah perenungan tentang kontekstualisasi peristiwa Pencobaan Di padang Gurun dengan kehidupan orangpercaya.
perenungan ini lahir dari kerinduan yang murni akan Allah

Cobaan 1,
mengenai makanan. Jika kita anak-anak TUHAN, mengapa kita tidak dapat menggunakan kuasa kita untuk memenuhi keinginan kita dan mencukupi kebutuhan hidup kita.
Bukankah sebagai anak RAJA kita berhak menikmati status kita dengan segala kemudahannya.
Iblis mengadukan semua argumen ini kepada orang percaya,
namun Yesus menjawab dengan sebuah jawaban yang spektakuler “Firman Tuhan”

“Manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”

Matius 4 : 4 / Lukas 4 : 4 / Ulangan 8 ; 3


Cobaan II,
mengenai menguji Kemampuan Tuhan sehingga kita tahu bahwa Tuhan mampu karena melihat dan bukan karena percaya. Iblis menawarkan penyelesaian masalah kehidupan dengan cara yang memuaskan logika. Logika hanya mengakui sesuatu yang kongkrit bukan abstrak, sesuatu yang terbukti secara kasat mata bukan imajinasi, Iblis memutarbalikan fakta bahwa Iman mengawali kehidupan dan bukan logika. Tetapi Yesus memproklamirkan bahwa Firman Tuhan ya dan amin tidak perlu pembuktian. Menginginkan bukti berarti ragu tetapi percaya maka akan terlaksana.

“Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu”

Matius 4 : 7 / Lukas 4 : 12 / ulangan 6 : 16


Cobaan III,
mengenai semua kemegahan dan kenikmatan dunia ditawarkan bagi orang yang menurut keinginan iblis dan menyembah kepadanya. Iblis mengaburkan fakta yang harus di sadari manusia bahwa semua kemegahan dan kenikmatan dunia ini hanya bersifat sementara., ia hendak mengalihkan perhatian manusia dari Allah kepada dirinya, ia bekerja keras untuk membangun imeg bahwa dirinyalah yang layak disembah dan bukan Allah. Yesus menjawab kerja keras iblis dengan pernyataan yang mengajak manusia kembali kepada asasi dasarnya sebagai ciptaan yang harus menyembah penciptanya.

“Engkau harus menyembah Tuhan Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Matius 4 : 10 / Lukas 4 : 8 / Ulangan 6 : 13



Akhim
Email: akhimk@yahoo.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved