Pohon Terang


Mama minta dibelikan pohon terang karna pohon yg lama sudah patah –rusak hingga sangat sulit untuk dipasang. Saya minta tolong temen menemani membeli pohon terang tapi saat mau berangkat dapat sms kalau dia sakit.

Saya minta tolong koko menemani saya ke pasar pagi-Asemka, karna banyak perbaikan jalan & macet, kami berangkat dengan motor. Sampai disana, kami mencari-cari dari satu toko ke toko lain. Akhirnya Tuhan mempertemukan kami dengan sebuah toko yang pelayan & pemiliknya ramah serta baik hati. Karna harganya murah dan pohonnya bagus-bagus,saya membeli pohon terang 5 fit dan 3 fit untuk hadiah ulta keponakan.

Setelah semua pohon terang & hiasannya di cek lalu bayar, kami siap-siap pulang dengan menuju ke tempat parkir yg sangat sempit. Pada saat saya menunggu motor dari parkir tiba-tiba sebuah mobil memaksakan diri untuk lewat dan saya juga tidak melihat karna mata tertuju pada tukang parkir yg sedang membantu meletakkan pohon2 terang diatas motor.

Tiba-tiba kaki kiri saya terlindas mobil, saya hanya berteriak kaki……..kakiku, pengendara mobil kaget & bingung, ia hanya membuka kaca dan melihat saya, Dengan merasa sedikit sakit, Sejenak saya sempat terpikir apa jadinya kaki ini? Saya berusaha sedikit-dikit menarik kaki, puji Tuhan kaki bisa keluar dari himpitan roda & tidak ada yg luka, luar biasa perlindungan Tuhan.

Terima kasih Tuhan Yesus, diberikan cuara yg cerah dan perlindungan yang luar biasa, kami dapat membawa 2 pohon terang sampai ke rumah hingga mendatangkan suka cita dan memberkati banyak orang.

Kiranya terang kasih Kristus terus ada pada kita hingga banyak orang dapat merasakan terang itu, seperti pohon terang yg mangajak banyak orang untuk melihat keindahan dan terangnya………

Gbu




Email: wiwied@segara.co.id

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved