Aku Menemukan Kedamaian Setelah Menerima Yesus


Pada Mulanya Aku Bukanlah Seorang Katolik. Aku Bekerja di salah satu perusahaan swasta di Yogyakarta. Hampir 100 % Karyawan di perusahaan tempatku bekerja beragama katolik. Setiap akhir pekan selalu diadakan doa bersama . Mulanya aku hanya sekedar mengikutinya semata karena toleransiku terhadap teman teman sekantorku.lama lama entah kenapa ada rasa tertarik untuk ingin tahu lebih banyak tentang doa doa yang biasa kami adakan di kantor. aku mencoba bertanya pada salah seorang temanku dan dari dia aku disarankan untuk coba mempelajari lebih dalam.

singkat cerita aku mulai ikut Ke Gereja tiap minggu.setelah hampir satu bulan aku ikut ke Gereja ada rasa yang damai dan tenang setelah selesai Misa.

Hingga pada suatu malam aku bermimpi. ada seberkas cahaya terang datang dan membawaku entah kemana lalu samar samar aku mendengar ada suara yang menegurku " Mandilah Anakku Aku Adalah Penebus dan Keselamatan Mu " aku terbangun dan aku anggap mimpi itu hanyalah fatamorgana saja. Mimpi itu terus datang selama 5 hari berturut turut hingga suatu hari aku utarakan kejadian ini ke Salah satu temanku di kantor. Dari dia aku disarankan untuk Ikut Pendalaman Iman katolik Lewat katekisasi.

Lalu akupun ikut katekisasi selama 3 bulan . Dan kemudian aku pun Di Baptis Katolik. Malam Setelah aku Baptis katolik, Mimpi itupun kembali Datang. Sosok Itupun Kembali berkata " Aku Adalah Tuhanmu Datanglah Kepada Ku Saat Kau Letih "

Pagi harinya PUJI TUHAN yang Luar Biasa Atasanku di kantor Mengangkatku jadi Manager.aku jalani hari hariku dengan Tuhan Yesus Sebagai Tuhan dan Juru Selamat Pribadiku. Dan Aku Sekarang Semakin Bertumbuh Dalam iman dan kurasakan Ada Damai Sejahtera dan Karirku Di Kantor Semakin Menanjak

Terima Kasih Tuhan , Engkau Sungguh Allah Yang Mulia



Agustinus Imanuelle
Email: agustinus_imanuelle@ymail.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index Kesaksian

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved