sebuah keajaiban


Seringkali kita menganggap keajaiban itu adalah hal yang besar dan megah. Namun sesungguhnya keajaiban itu adalah anugrah dari Tuhan yang terjadi pada hal-hal kecil namun sangat indah bila kita mau menengoknya.

..orang seringkali berpikir bahwa berjalan di atas air atau terbang adalah suatu keajaiban. Tapi ku pikir keajaiban yang sejati adalah bukan berjalan di atas air ataupun terbang,tetapi berjalan di atas bumi. Setiap hari kita terikat dengan keajaiban yang kita bahkan tak perlu memberitahukannya: langit biru,awan putih,rumput hijau,kegelapan,mata anak-anak yang penuh rasa ingin tahu..ke dua mata kita. Semua itu adalah keajaiban.. Thicht Nanh Hact

Berjalan di sepanjang jalan menuju ke kampungku merupakan hal yang amat ku sukai. Pokoknya perjalanan darimana saja menuju rumahku adalah pengalaman yang amat berharga.

Kadangkala saat tak di buru waktu aku bisa naik kereta api atau bis. Dan dalam jarak dekat aku akan memilih jalan by sikil daripada naik kendaraan. Bagiku setiap menit yang bisa di hadirkanNya padaku adalah suatu pembelajaran yang pasti akan banyak hikmahnya.

Beberapa teman sering menyarankan untuk naik mobil atau plane untuk kenyamanan. Ya,,memang. Tapi kayaknya aku tipe nyeleneh yang lebih suka memilih susah daripada nyaman (hehee..).

Ada banyak hal yang bisa ku temukan dalam pilihanku ini. Menunggu K.A dan memilih kelas ekonomi alias kelas ayam (karena banyak pedagang ayam di gerbongnya ɧ14; ),menyaksikan peluh di wajahwajah pedagang asongan,melihat kerempengnya badan anak jalanan,dan menelan ludah saat pencopet beraksi namun tak bisa menolong dan berbuat apa-apa. Ada kalanya aku harus berhenti sejenak untuk menghela napas dalam sesaknya kehidupan yang katanya bagai neraka ini. Banyak kenyataan pahit yang bisa di lihat dan kadang di rasakan (pernah kecopetan dang a bisa pulang akhirnya ngutang penumpang hiksss). Tapi apa yang ku lihat,itulah yang ku dapat. Hidup bukan fantasi,namun kenyataan,perjuangan yang kadang kita harus menangis saat yang lain tertawa dan harus jatuh saat yang lain berjalan. Namun yang bisa ku tangkap..bahwa suatu anugrah kita hidup dan bernapas. Bisa merasakan kenyang saat kita kelaparan,bisa meraskan kebahagiaan luar biasa meski hanya menggenggam uang seribu rupiah,bisa merasakan segarnya es the dalam plastic yang katanya ga baik untuk kesehatan,dan seribu KEAJAIBAN yang bisa di genggam dalam kehidupan ini.

Berhenti di terminal bus,duduk dan melihat aneka manusia dalam berbagai karakter di sana. Dan lagilagi yang ku lihat itulah yang ku dapat. Pengap,panas dan perjuangan (pernah berdiri dalam bus sidoarjo-jombang),dan banyak wajah yang seram namun berhati malaikat (menyodorkan bangkunya meski dia udah tua),hal yang kontras dan membuka sedikit mata hati. Dan lagilagi KEAJAIBAN lah yang ada. Apa yang ku lihat,ternyata tidak seperti yang ku pikirkan. Banyak kebahagiaan dalam kesedihan bila kita mau berbagi. Dan ternyata hidup ga separah neraka (padahal ya belum pernah ke sana weeew ). Ada banyak senyum dan sapa di sana.

Semua yang ku lihat dan ku saksikan dan akhirnya ku tangkap dengan seluruh panca indraku adalah keajaiban dariNya.

Bangun pagi melihat langit biru,merasakan sejuknya udara sehabis hujan,melihat anakanak berlarian dengan wajah gembira meski habis terjatuh,mengenggam tangan dingin orang yang malang dan melihatnya tersenyum,merasakan hangatnya sinar matahari saat berangkat,berbagi senyum pada orang yang tak di kenal,dan melihat raut ceria saat ibuibu mulai pulang dari pasar,melihat wajahwajah bapakbapak yang bersemangat berangkat kerja,semua adalah KEAJAIBAN yang membuat refleksi dalam kehidupan. Seenggaknya aku jadi berpikir betapa beruntungnya aku hidup,dan mulai belajar untuk bersyukur dan bersyukur karena aku di beri lebih dari apa yang ku lihat.

Bila ingin mendapat KEAJAIBAN dalam hidup,janganlah melihat ke atas,tetapi menunduklah dan lihatlah ke bawah,maka teringatlah aku akan kata-kata bijak seorang Thich Nhat Hanh,,,

..orang seringkali berpikir bahwa berjalan di atas air atau terbang adalah suatu keajaiban. Tapi ku pikir keajaiban yang sejati adalah bukan berjalan di atas air ataupun terbang,tetapi berjalan di atas bumi. Setiap hari kita terikat dengan keajaiban yang kita bahkan tak perlu memberitahukannya: langit biru,awan putih,rumput hijau,kegelapan,mata anak-anak yang penuh rasa ingin tahu..ke dua mata kita. Semua itu adalah keajaiban..

Bahwa sesungguhnya KEAJAIBAN itu amatlah mudah dan sering kita temui di sekitar kita. Hanya,,maukah kita untuk menengoknya?



frederika hendiana widowati
Email: fhendiana@gmail.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index Kesaksian

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved