Tuhan Berbicara Kepadaku


Saya ingin menceritakan dimana Tuhan berbicara pada saya ketika saya sedang goyah. Kejadian ini saya alami July 2001, pada waktu itu saya masih seorang mahasiswi dan saya kuliah di Melbourne – Australia, dan saya akan lulus pada akhir tahun 2001.

Pada bulan July terserbut saya pulang ke Jakarta karena liburan semester selama 1 bulan. Dan dalam 1 bulan tersebut saya tidak pernah ke gereja lagi dan hanya bersenang-senang. Pada waktu itu adik saya baru masuk SMA 1 dan sedang menjalankan MOS. Karena keadaan adik saya tidak begitu sehat akhirnya ia jatuh sakit, ia sesak nafas, nafasnya berat sekali, dan orang tua saya membawa dia ke rumah sakit, dokter pun mengatakan bahwa ia tidak terkena penyakit apapun, sehingga saya harus menunda kepulangan saya ke Melbourne. Puji Tuhan, setelah dirawat di rumah sakit selama 4 hari, adik saya susah sehat kembali. Setelah ia sehat, saya balik lagi ke melbourne, tapi entah kenapa, saya sangat sedih untuk balik lagi ke Melbourne, dan sesampai di Melbourne, saya juga mendapatkan penyakit yang sama dengan adik saya tapi tidak separah dia. Kemudian orang tua saya menyuruh saya kembali ke Jakarta, dan saya di Jakarta selama 1 minggu, dan harus kembali pada hari Minggu. Setelah menjalankan pengobatan dan puji Tuhan saya sembuh, pada hari sabtu (sehari sebelum saya akan balik ke melbourne), hati saya sangatlah gelisah….

Saya bener-bener kesal akan diri saya sendiri, saya jadi sedih, uring-uringan dan tidak pengen balik ke Melbourne. Entah kenapa, suara hati saya mengatakan agar saya ikut misa pada hari sabtu itu. Biasanya saya tidak pernah ke gereja pada hari sabtu, tapi hari itu suara hati kecil saya memaksa saya untuk pergi ke gereja. Dan pada saat saya masuk ke gereja, walaupun agak sedikit terlambat, saya nangis di gereja, mungkin orang yang melihat saya bingung kenapa saya masuk ke gereja dan menangis, tapi saya tidak memperdulikan mereka. Saya menangis karena TUHAN YESUS telah menyapa saya di dalam gereja. Tuhan tahu semua isi hati saya saat itu, kemudian, Tuhan Yesus berkata kepadaku:

“Selamat datang kembalik ke rumahKU, AKU tahu engkau sudah lama tidak datang padaku dan sekarang engkau datang kembali padaku, AKU tahu apa yang engkau pikirkan, AKU tahu engkau tidak mau pulang ke melbourne pada hari minggu. Bicaralah pada orangtuamu setelah engkau kembali ke rumah. Percayalah padaKU bahwa mereka tidak akan memarahimu, tapi engkau harus berjanji padaKU kamu harus sudah siap untuk balik ke melbourne setelah menun- da kepulanganmu sehari. Bersenang-senanglah pada hari minggu itu, lakukanlah kegiatan yang menyenangkan hatimu, dan AKU akan membantumu untuk menenangkan dirimu dan terimalah AKU juga untuk bisa menerima ajakan temanmu untuk mengikuti PD”

Itu lah yang Tuhan katakan pada saya pada saat saya masuk ke gereja lagi. Sebelumnya saya tidak pernah mau ikut PD karena saya tidak suka. Saya sangatlah terharu karena Tuhan masih mau memperdulikan saya walau saya sudah lama meninggalkanNYA, dan hanya datang padaNYA jika saya mempunyai kesusahan.

Setelah sampai dirumah, mama saya melihat mata saya bengkak, kemudian saya menceritakan semuanya pada mama, dan mama saya pun ikut menangis. Dan saya diijinkan untuk mengundurkan kepulangan saya sehari. Saya pun telah berjanji padaNYA untuk menjalankan perintahnya. Tuhan memang sungguh baik. Pada hari Senin, saya balik ke Melbourne dengan hati gembira dan tanpa beban sedikitpun, dan saya merasakan bahwa Tuhan telah memanggil saya kembali. Sesampainya di Melbourne, saya pun juga ikut masuk ke persekutuan doa dan merasakan bahwa teman-teman saya begitu semangat untuk memuji dan memuliakan Tuhan, begitupun hati saya dan saya menjadi lebih dekat dengan Tuhan,

Hal yang bisa saya ambil dari kejadian saya ini adalah bahwa kita harus dekat dengan Tuhan apapun yang terjadi. Janganlah datang padaNYA pada waktu kita mengalami susah, tetapi datanglah padaNYA disaat kita susah dan senang. TUHAN ALLAH kita akan selalu membantu kita bilamana kita susah dan kita harus percaya akan hal itu, dan haruslah kita bersyukur atas yang telah IA berikan kepada kita, atas karunia, rahmat, rejeki, kesehatan dan keselamat



Theresia
Email: theresia_owen@yahoo.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index Kesaksian

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved