KUMPULAN BERITA SEPUTAR PERKEMBANGAN UMAT KRISTIANI DARI EROPA PER 10 MARET 2005


Berikut adalah kumpulan berita seputar perkembangan umat Kristiani yang penulis terjemahkan dari sumber-sumber di benua Eropa.

JERUSALEM, DAMASCUS - 7 Maret 2005
Timur Tengah: Umat Yahudi, Muslim dan Kristiani berdoa untuk Paus.
Banyak komunitas berbeda keyakinan di Timur Tengah telah berdoa untuk Paus sejak beliau sakit.


Berbicara dari Yerusalem, Romo Pierbattista Pizzaballa OFM pemimpin serikat Fransiskan di Yerusalem mengatakan:"Umat Kristiani, Yahudi dan Muslim di Tanah Suci mengirim pesan-pesan kasih dan keprihatinan dan meyakinkan doa-doa mereka untuk Paus Yohanes Paulus II."

Ia berkata: "Semua umat kristen yang berbeda bersatu bersama Gereja Katolik pada saat ini dalam doa-doa yang intens untuk Bapa Suci agar Tuhan akan memberikannya kekuatan dan kesehatan. Pimpinan Gereja Orthodox Yunani Yerusalem, Ireneos datang untuk menyampaikan keprihatinannnya dan menanyakan tentang kondisi Paus dan ia mengatakan komunitasnya berdoa untuk Paus," Romo Pizzabella berkata kepada Fides.

"Di sini di Tanah Suci, Yohanes Paulus II dilihat sebagai seorang manusia yang penuh dialog, seorang 'pembangun jembatan' agung yang sesuai dengan jabatannya sebagai 'pontiff' (Kepala Gereja). Setiap orang ingat akan ziarah Yubileumnya yang khusus -ke akar iman- ketika beliau membuat dengan jelas posisi tubuh yang terbuka kepada semua yang percaya dan menunjukkan keinginannya yang dalam akan perdamaian dan rekonsiliasi dan akhir dari konflik di Tanah Suci.

"Baik umat Yahudi maupun Muslim melihat kepada Bapa Suci dengan penghormatan dan kasih. Kemarin Rabbi David Rosen secara terbuka mendeklarasikan perasaan simpati dan harapan terbaiknya untuk kesehatan Paus. Lebih lanjut, umat Muslim di Galilea meyakinkan umat Kristiani lokal di sana akan solidaritas dan doa-doa Paus. Semua bentuk kecil dari dialog dan persahabatan ini menunjukkan bahwa Yohanes Paulus II terus membangun jembatan-jembatan dan membawa masyarakat lebih dakit bersama-sama bahkan ketika beliau sedang menderita."

Di Syria, ketika kunjungan pentingnya ke Mesjid Agung di Damaskus pada bulan May 2001, masih terbayang dalam ingatan, umat kristen Orthodox dan Muslim bersatu dengan umat Katolik dalam keprihatinan dan doa-doa untuk Paus, kata Uskup Agung Isidore Battikha, pembantu dari pemimpin Gereja Yunani Melkite di Damaskus kepada Fides kemarin.

Paus dihormati dan dikagumi oleh kaum Syria dan meskipun situasi politik yang panas, masyarakat secara tulus prihatin akan kesehatannya, katanya. "Adalah sesuatu yang luar biasa untuk mengetahui bahwa Paus dihargai dan disanjung-sanjung oleh semua orang yang percaya. Setiap orang sangat terkesan dengan kunjungannya ke Mesjid Agung di Damaskus. Beberapa hari yang lalu, sebuah perkumpulan Muslim Sheikhs datang untuk menanyakan kesehatan Paus. Mereka memohon kepada kami untuk menyampaikan harapan terbaik mereka kepada beliau untuk kesembuhan yang cepat dan meyakinkan beliau akan doa-doa mereka", kata Mgr. Isidore.

Umat kristen lainnya di Syria juga menawarkan doa-doa mereka untuk Bapa Suci. "Pemimpin Gereja Orthodox Ignatius IV telah menyuarakan keprihatinan dan simpatinya dan meyakinkan doa-doanya untuk Paus yang sangat ia sanjung. Dalam kantornya ia memiliki sebuah foto yang diambil saat ia dan Paus berpelukkan. Tindakan beliau menyampaikan hubungan yang ekumenikal." kata Uskup Agung.

"Tanpa banyak bicara, seluruh komunitas Katolik di sini mendoakan Paus. Pemimpin kami, Gregory III Laham mengirimkan sebuah surat kepada paroki-paroki, mendorong umat untuk berdoa bagi Paus untuk menghibur beliau pada saat yang susah. Paus adalah Gembala kami dan kami umat Katolik di Syria berada bersama-sama dengan beliau dalam doa."

(Sumber: FIDES, 7/3/2005)


EROPA/BULGARIA - Keluarga miskin Katolik menderita namun mereka yakin bahwa penderitaan Paus lebih parah dan mereka berdoa untuk beliau", kata rohaniwan Capuchin di kota Sofia kepada Fides.

Sofia (Agenzia FIDES) - "Kami mengunjungi para keluarga miskin secara teratur dan akhir-akhir ini mereka semua telah mempertanyakan kabar tentang Paus, meyakinkan kami tentang doa mereka untuk beliau. Mereka mengatakan hidup mereka sulit namun mereka juga berkata bahwa Bapa Suci lebih banyak menderita dan oleh karenanya mereka menawarkan doa untuk menghibur beliau", kata rohaniwan Capuchin, Rm. Cristoff, pastor paroki di Sofia kepada Fides.
"Kami berdoa untuk Paus dalam Misa dan juga saat doa malam khusus. Kami selalu berpikir bahwa orang beriman yang sedang menderita, bersatu dengan penderitaan Kristus, memiliki nilai pengampunan untuk keselamatan bagi dunia. Kami umat Katolik sering berdoa bersama umat kristen Orthodox" kata Rm. Christoff.
Media nasional memberikan pemberitaan khusus terhadap kondisi kesehatan Paus, "mereka mengatakan secara khusus percobaan pembunuhan tahun 1981. Terdapat ketertarikan umum untuk Paus" kata rohaniwan tersebut.

Umat Katolik di Bulgaria kurang dari 1% dari populasi penduduk setempat. Serikat Fransiskan memberikan perhatian khusus kepada kaum muda "Komunisme membekukan pengembangan kultural umat Katolik. Saat ini umay yang beriman adalah orang-orang yang sederhana dan kebanyakan dari mereka sangat miskin. Generasi dari usia 22 - 25 tahun adalah yang pertama memiliki kesempatan untuk masuk Universitas. Kami membimbing mereka dalam perjalanan perkembangan manusiawi dan spiritual mereka". Rm. Cristoff mengakhiri. Rohaniwan Capuchin telah hadir di Bulgaria selama 160 tahun mengalami juga penganiayaan di bawah kekuasaan komunis. (PA)


(Sumber: FIDES, 7/3/2005)


HONIERA - 9 Maret 2005
Keluarga Salesian memperkenalkan stasiun radio di Solomon islands.

Sebuah pemancar Katolik mengirimkan Firman Tuhan ke seluruh Pasifik. Radio Bosco adalah nama dari sebuah radio Katolik yang diperkenalkan oleh rohaniwan Salesians di Solomon islands. Radio tersebut memulai siarannya pada tanggal 27 Februari yang dihadiri oleh Romo Luciano Capelli SDB, pimpinan Provinsial Salesians di Solomon; Romo Ambrose Pereira SDB kepala komunikasi untuk keuskupan Honiara, bersama dengan para relawan Italia dan para sahabat dan umat paroki.

Membangun komunitas, memberikan kekuatan kepada masyarakat adalah slogan dari stasiun komunitas radio. Radio ini akan tetap berfokus pada isu-isu tentang pendidikan, kesehatan, wanita, kepemudaan dan isu-isu komunitas - saat mereka memberikan berita-berita, pandangan-pandangan, kejadian-kejadian dan cerita-cerita dalam kehidupan masyarakat dalam siarannya sehari-hari.

Terletak di Don Bosco Tetere, stasiun radio ini berada ditengah-tengah Pusat Pelatihan Keagamaan untuk anak laki-laki dan perempuan, paroki, pusat kesehatan, sekolah, penjara dan desa-desa di sekitar luar kota.

"Ini adalah sebuah mimpi lain yang menjadi kenyataan dan kami sangat bersyukur untuk hadian ini dan kami memohon kepada Tuhan untuk memberkati kami dan para relawan yang mempercayai kami dan percaya pada apa yang kami kerjakan untuk kebaikan masyarakat kami" kata Rm. Capelli kepada Fides.

Radio ini dididirikan dan diperkenalkan berkat kontribusi para insinyur dan ahli lainnya. Sebagian dari bahan dasar adalah sumbangan dari relawan Italia yang bekerja teratur di Solomon islands.

"Kami berharap Radio Bosco akan mengisi peranannya dalam pendidikan, informasi dan hiburan, juga akan menyiarkan Misa harian", kata Rm. Ambrose.

(Sumber: Independent Catholic News 9/3/2005)




Shirley Hadisandjaja
Email: sicilia_shirley@yahoo.com

Mohon hubungi pembuat serta Pondok Renungan (pondokrenungan@gmail.com),
jika anda ingin menyebarkan karya ini.

Kembali Ke Index Puisi

Versi Cetak Versi Cetak   Email Ke Teman Email ke Teman  

Home  |  Renungan  |  Cerita |  Kesaksian  |  Diskusi |  Kontak Kami
                   
© 2000-2014 Pondok Renungan
All Rights Reserved